SEALENT BODI MOBIL: APA SAJA KESALAHAN UMUM YANG HARUS DIHINDARI?
12 September 2023
Sealent bodi mobil adalah proses yang bertujuan untuk mencegah masuknya air, debu, dan kebisingan ke dalam kabin mobil. Sealent bodi mobil biasanya dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan seperti sealant, lem, atau busa. Namun, perbaikan sealent bodi mobil tidaklah semudah yang dibayangkan. Ada beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dan harus dihindari saat melakukan perbaikan sealent bodi mobil. Apa saja kesalahan tersebut? Simak ulasan berikut ini.
1. Menggunakan Bahan Penyegel yang Tidak Sesuai
Salah satu kesalahan umum yang harus dihindari saat melakukan perbaikan sealent bodi mobil adalah menggunakan bahan sealent yang tidak sesuai dengan spesifikasi mobil. Bahan sealent yang tidak cocok dapat menyebabkan keretakan, kebocoran, atau bahkan kerusakan pada bodi mobil. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan bahan sealent yang direkomendasikan oleh produsen mobil atau bengkel resmi. Anda juga dapat memilih bahan sealent yang memiliki kualitas dan ketahanan yang baik, seperti Sikaflex.
2. Mengaplikasikan Bahan Penyegel Terlalu Banyak atau Terlalu Sedikit
Kesalahan umum lainnya yang harus dihindari saat melakukan perbaikan sealent bodi mobil adalah mengaplikasikan bahan sealent terlalu banyak atau terlalu sedikit. Jika bahan sealent terlalu banyak, maka dapat mengganggu penutupan pintu, jendela, atau bagasi mobil. Jika bahan sealent terlalu sedikit, maka dapat menyebabkan celah-celah yang memungkinkan masuknya air, debu, atau kebisingan. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan bahan sealent secukupnya dan ratakan dengan baik. Anda juga dapat menggunakan alat pengaplikasi khusus, seperti pisau calk atau pistol sealant, untuk mengaplikasikan bahan sealent dengan lebih mudah dan akurat.
3. Tidak Membersihkan Area yang Akan Disegel dengan Benar
Sebelum melakukan perbaikan sealent bodi mobil, sebaiknya bersihkan area yang akan disegel dari kotoran, minyak, karat, atau cat yang mengelupas. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya rekat dan ketahanan bahan sealent. Anda dapat menggunakan lap basah atau alkohol untuk membersihkan area tersebut. Jika ada karat atau cat yang mengelupas, Anda dapat menggosoknya dengan amplas atau sikat kawat hingga permukaannya rata dan bersih.
4. Tidak Membiarkan Bahan Penyegel Mengering dengan Sempurna
Setelah mengaplikasikan bahan sealent pada bodi mobil, sebaiknya tunggu hingga bahan sealent mengering dengan sempurna sebelum menggunakan mobil. Jika tidak, maka bahan sealent dapat terlepas atau rusak akibat gesekan atau tekanan. Waktu pengeringan bahan sealent berbeda-beda tergantung pada jenis dan mereknya. Anda dapat membaca petunjuk penggunaan pada kemasan bahan sealent untuk mengetahui waktu pengeringan yang tepat.
Demikian beberapa kesalahan umum yang harus dihindari saat melakukan perbaikan sealent bodi mobil. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, Anda dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas perbaikan sealent bodi mobil Anda.
Jika Anda sedang membutuhkan manfaat Sikaflex? Silahkan hubungi kami melalui nomor sales kami di bawah ini! Atau bisa langsung mengunjungi Official Store Kami di SHOPEE dan TOKOPEDIA.
Area Indonesia Timur
Kantor: 031 8722001
Sales 1 – 0813 3044 2264 (Bambang)
Sales 2 – 0813 3311 0895 (Heri)
Sales 3 – 0812 5260 4783 (Gatot)
Sales 4 – 0817 5070 070 (Harry)
Area Denpasar Bali
Kantor: 0838 4915 9068
Sales 1 – 0818 597 312 (Benny)
Sales 2 – 0838 4915 9068 (Lia)
Baca juga
10 Tips Pemeliharaan Mobil yang Wajib Anda Ketahui
Tips Sebelum Tour Jauh Naik Mobil Pribadi
Tips Memilih Lem Kaca Mobil yang Bagus
Cara Mencegah Mobil Meledak dan Menyebabkan Kebakaran
Sikaflex dalam Industri Kapal: Penerapan Profesional untuk Keberlanjutan dan Keamanan





